Skip to content

Instantly share code, notes, and snippets.

@hasanqqsp
Created May 10, 2025 11:11
Show Gist options
  • Select an option

  • Save hasanqqsp/c9a4227b8f9bc56c9b9e21b287696b6f to your computer and use it in GitHub Desktop.

Select an option

Save hasanqqsp/c9a4227b8f9bc56c9b9e21b287696b6f to your computer and use it in GitHub Desktop.
{
"questions": {
"Panting": [
{
"question": "Panting adalah alat musik tradisional yang berasal dari daerah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Kalimantan Selatan", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Kalimantan Timur", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Sumatera Barat", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Panting dimainkan dengan cara:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Dipetik", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Ditiup", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Dipukul", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Bahan utama pembuatan alat musik panting adalah:",
"answerChoice": [
{
"id": 1,
"choice": "Kayu nangka, rengas, laban, atau kemuning",
"isCorrect": true
},
{ "id": 2, "choice": "Bambu dan rotan", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Logam dan kulit sapi", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Panting memiliki jumlah senar sebanyak:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "8 senar", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "4 senar", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "6 senar", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Panting biasa digunakan untuk mengiringi:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Tari Japin", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Tari Kecak", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Tari Piring", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Panting memiliki bentuk yang mirip dengan alat musik modern:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Gitar", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Biola", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Suling", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Senar pada panting umumnya terbuat dari bahan:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Nilon", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Sutra", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Besi", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Panting termasuk dalam jenis alat musik:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Kordofon", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Aerofon", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Idiofon", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Panting biasanya dimainkan bersama dengan alat musik lain seperti:",
"answerChoice": [
{
"id": 1,
"choice": "Suling, biola, kendang, gong, dan tamborin",
"isCorrect": true
},
{
"id": 2,
"choice": "Angklung, rebab, dan saron",
"isCorrect": false
},
{
"id": 3,
"choice": "Sasando, tifa, dan kolintang",
"isCorrect": false
}
]
}
],
"Sampelong": [
{
"question": "Sampelong adalah alat musik tradisional yang berasal dari daerah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Minangkabau", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Aceh", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Kalimantan Selatan", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Sampelong dimainkan dengan cara:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Dipetik", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Ditiup", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Dipukul", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Bahan utama pembuatan sampelong adalah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Kayu", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Bambu talang", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Logam", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Jumlah lubang pada sampelong biasanya adalah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "3 lubang", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "4 lubang", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "5 lubang", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Sampelong digunakan untuk mengiringi:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Tari modern", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Dendang atau pantun", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Musik rock", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Sampelong berasal dari Nagari:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Talang Maua", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Bukittinggi", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Padang Panjang", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Nada pada sampelong dihasilkan melalui:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Getaran senar", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Tiupan udara", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Pukulan tangan", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Sampelong memiliki panjang sekitar:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "30–66 cm", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "10–20 cm", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "70–90 cm", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Sampelong termasuk dalam jenis alat musik:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Aerofon", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Kordofon", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Idiofon", "isCorrect": false }
]
}
],
"Angklung": [
{
"question": "Angklung berasal dari daerah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Jawa Barat", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Jawa Tengah", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Bali", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Bahan utama angklung adalah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Kayu", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Bambu", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Logam", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Bagaimana angklung menghasilkan bunyi?",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Dengan ditiup", "isCorrect": false },
{
"id": 2,
"choice": "Dengan digoyangkan sehingga bambu bergetar",
"isCorrect": true
},
{
"id": 3,
"choice": "Dengan dipukul menggunakan stik",
"isCorrect": false
}
]
},
{
"question": "Mengapa angklung dimainkan secara berkelompok?",
"answerChoice": [
{
"id": 1,
"choice": "Karena berat jika dimainkan sendiri",
"isCorrect": false
},
{
"id": 2,
"choice": "Karena setiap pemain memainkan satu atau dua nada",
"isCorrect": true
},
{
"id": 3,
"choice": "Karena memerlukan paduan suara",
"isCorrect": false
}
]
},
{
"question": "Jenis angklung yang dapat dimainkan solo seperti piano adalah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Angklung Dogdog", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Angklung Toel", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Angklung Buhun", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Tahun pengakuan Angklung sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO adalah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "2010", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "2005", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "2013", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Apa keunikan dari suara angklung dibandingkan alat musik bambu lain?",
"answerChoice": [
{
"id": 1,
"choice": "Tidak dapat dimainkan sendiri",
"isCorrect": false
},
{
"id": 2,
"choice": "Suara hanya keluar jika digoyangkan",
"isCorrect": true
},
{
"id": 3,
"choice": "Suara dihasilkan dengan meniup lubang bambu",
"isCorrect": false
}
]
},
{
"question": "Angklung biasanya digunakan untuk memainkan lagu:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Musik metal", "isCorrect": false },
{
"id": 2,
"choice": "Lagu daerah maupun lagu populer",
"isCorrect": true
},
{ "id": 3, "choice": "Nyanyian Gregorian", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Salah satu tokoh penting dalam pelestarian angklung adalah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Daeng Soetigna", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Ki Hajar Dewantara", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Wage Rudolf Supratman", "isCorrect": false }
]
}
],
"Talempong": [
{
"question": "Talempong berasal dari daerah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Sumatera Barat", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Sumatera Utara", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Kalimantan Barat", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Talempong dimainkan dengan cara:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Ditiup", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Dipetik", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Dipukul", "isCorrect": true }
]
},
{
"question": "Talempong biasanya terbuat dari:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Bambu", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Logam", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Kayu", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Talempong memiliki bentuk menyerupai:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Tabung panjang", "isCorrect": false },
{
"id": 2,
"choice": "Gong kecil dengan tonjolan di tengah",
"isCorrect": true
},
{ "id": 3, "choice": "Lempengan persegi", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Talempong biasanya dimainkan bersama dengan:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Piano", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Gamelan", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Gandang dan saluang", "isCorrect": true }
]
},
{
"question": "Jenis musik yang sering menggunakan talempong adalah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Musik Minang tradisional", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Jazz modern", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Dangdut koplo", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Penyusunan talempong berdasarkan:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Warna logamnya", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Ukiran pada permukaan", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Nada dari tinggi ke rendah", "isCorrect": true }
]
},
{
"question": "Salah satu fungsi awal talempong dalam budaya Minang adalah:",
"answerChoice": [
{
"id": 1,
"choice": "Sebagai alat komunikasi perang",
"isCorrect": false
},
{
"id": 2,
"choice": "Sebagai bagian dari upacara adat",
"isCorrect": true
},
{
"id": 3,
"choice": "Untuk mengiringi lagu pop daerah",
"isCorrect": false
}
]
},
{
"question": "Talempong ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Indonesia pada tahun:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "2023", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "2010", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "2022", "isCorrect": false }
]
}
],
"Kendang": [
{
"question": "Kendang merupakan alat musik tradisional yang berasal dari daerah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Bali", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Sumatera Barat", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Jawa", "isCorrect": true }
]
},
{
"question": "Kendang dimainkan dengan cara:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Ditiup", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Dipukul", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Dipetik", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Kendang terbuat dari bahan:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Bambu", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Kayu dan kulit binatang", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Logam dan plastik", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Kendang memiliki variasi bentuk, salah satunya adalah gendang:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Kendang Batak", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Kendang Bali", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Kendang Jengglong", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Kendang biasanya digunakan dalam pertunjukan:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Musik pop", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Tari tradisional", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Konser orkestra", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Kendang yang digunakan untuk mengiringi gamelan berasal dari daerah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Jawa", "isCorrect": true },
{ "id": 2, "choice": "Sumatera Utara", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Kalimantan", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Apa peran utama gendang dalam musik tradisional?",
"answerChoice": [
{
"id": 1,
"choice": "Menjadi pengatur irama dan ketukan",
"isCorrect": true
},
{
"id": 2,
"choice": "Menjadi instrumen melodi utama",
"isCorrect": false
},
{ "id": 3, "choice": "Menjadi pengisi harmoni", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Kendang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Stik", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Telapak tangan dan jari", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Pemukul logam", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Jenis gendang yang biasa digunakan dalam acara pernikahan di Jawa adalah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Kendang Balinese", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Kendang Jaranan", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Kendang Suara", "isCorrect": false }
]
}
],
"Kolintang": [
{
"question": "Kolintang berasal dari daerah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Sumatera Barat", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Sulawesi Utara", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Kalimantan Timur", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Kolintang dimainkan dengan cara:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Ditiup", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Digesek", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Dipukul", "isCorrect": true }
]
},
{
"question": "Bahan utama kolintang adalah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Bambu", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Logam", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Kayu", "isCorrect": true }
]
},
{
"question": "Kolintang biasa dimainkan secara:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Solo", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Berkelompok", "isCorrect": true },
{ "id": 3, "choice": "Otomatis", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Nama kayu yang sering digunakan untuk membuat kolintang adalah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Jati", "isCorrect": false },
{ "id": 2, "choice": "Cendana", "isCorrect": false },
{ "id": 3, "choice": "Kayu telur", "isCorrect": true }
]
},
{
"question": "Fungsi kolintang dalam pertunjukan musik tradisional adalah:",
"answerChoice": [
{ "id": 1, "choice": "Hanya sebagai ritme", "isCorrect": false },
{
"id": 2,
"choice": "Menyajikan berbagai peran seperti melodi, harmoni, dan bass",
"isCorrect": true
},
{ "id": 3, "choice": "Mengiringi tari perang", "isCorrect": false }
]
},
{
"question": "Apa yang membedakan kolintang dengan alat musik sejenis seperti xylophone?",
"answerChoice": [
{
"id": 1,
"choice": "Kolintang terbuat dari logam",
"isCorrect": false
},
{
"id": 2,
"choice": "Kolintang menggunakan resonator dari bambu",
"isCorrect": false
},
{
"id": 3,
"choice": "Kolintang dimainkan dengan pemukul karet dan kayu lokal khusus",
"isCorrect": true
}
]
},
{
"question": "Di antara berikut, yang merupakan upaya pelestarian kolintang adalah:",
"answerChoice": [
{
"id": 1,
"choice": "Melarang alat musik luar dimainkan di Minahasa",
"isCorrect": false
},
{
"id": 2,
"choice": "Menjadikannya alat wajib di orkestra dunia",
"isCorrect": false
},
{
"id": 3,
"choice": "Mengadakan festival dan mengajarkannya di sekolah",
"isCorrect": true
}
]
},
{
"question": "Kolintang bisa dimainkan untuk musik modern karena:",
"answerChoice": [
{
"id": 1,
"choice": "Tidak membutuhkan tangga nada",
"isCorrect": false
},
{
"id": 2,
"choice": "Bisa mengiringi melodi dan harmoni dengan fleksibel",
"isCorrect": true
},
{ "id": 3, "choice": "Tidak memakai alat bantu", "isCorrect": false }
]
}
]
},
"knowledges": {
"Panting": "Panting adalah alat musik tradisional khas Suku Banjar di Kalimantan Selatan yang dimainkan dengan cara dipetik. Bentuknya menyerupai gambus Arab namun lebih kecil dan ramping, dengan 8 senar yang terbentang dari perut hingga kepala alat musik tersebut. Panting terbuat dari kayu lokal seperti nangka, rengas, laban, atau kemuning, serta dilengkapi kulit kambing atau ular sebagai resonator suara. Alat musik ini telah ada sejak abad ke-18 dan awalnya digunakan sebagai pengiring Tari Japin. Seiring waktu, Panting berkembang menjadi bagian dari ansambel musik tradisional yang mencakup alat musik lain seperti suling, biola, kendang, gong, marawis, ketipung, dan tamborin. Selain sebagai hiburan, Panting juga berfungsi sebagai media pendidikan dan pelestarian budaya, dengan syair-syair yang dibawakan sering kali berisi nasihat dan petuah dalam bentuk pantun. Panting biasanya dimainkan dalam posisi duduk bersila atau bertelimpuh, dengan pemain mengenakan pakaian adat Banjar.",
"Kolintang": "Kolintang adalah alat musik tradisional asal Sulawesi Utara, khususnya Minahasa, yang dimainkan dengan cara dipukul. Terbuat dari kayu telur, kolintang biasanya dimainkan secara berkelompok untuk menyajikan melodi, harmoni, dan bass. Alat musik ini berbeda dari xylophone karena menggunakan resonator kayu dan pemukul khusus. Kolintang tetap dilestarikan melalui festival dan pendidikan di sekolah. Selain itu, kolintang juga dapat dimainkan dalam musik modern berkat fleksibilitasnya dalam mengiringi melodi dan harmoni.Kolintang adalah alat musik tradisional asal Sulawesi Utara, khususnya Minahasa, yang dimainkan dengan cara dipukul. Terbuat dari kayu telur, kolintang biasanya dimainkan secara berkelompok untuk menyajikan melodi, harmoni, dan bass. Alat musik ini berbeda dari xylophone karena menggunakan resonator kayu dan pemukul khusus. Kolintang tetap dilestarikan melalui festival dan pendidikan di sekolah. Selain itu, kolintang juga dapat dimainkan dalam musik modern berkat fleksibilitasnya dalam mengiringi melodi dan harmoni.",
"Sampelong": "Sampelong adalah alat musik tiup tradisional khas Minangkabau yang berasal dari Nagari Talang Maua, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat. Terbuat dari bambu talang (Schizostachyum brachycladum), alat musik ini memiliki panjang antara 30 hingga 66 cm dan diameter 4–6 cm, dengan empat lubang—tiga di bagian atas sebagai lubang utama dan satu lubang tambahan untuk improvisasi nada . Sampelong dimainkan dengan cara ditiup, menghasilkan nada pentatonik yang khas dan sering digunakan untuk mengiringi dendang atau pantun dalam pertunjukan tradisional Minangkabau . Selain fungsi hiburan, Sampelong juga memiliki nilai spiritual dan pernah digunakan dalam konteks magis pada masa lalu . Saat ini, alat musik ini termasuk langka dan hampir punah, namun upaya pelestarian terus dilakukan oleh para seniman dan komunitas budaya setempat.",
"Angklung": "Angklung adalah alat musik tradisional yang berasal dari Jawa Barat, khususnya dari daerah Sunda. Alat musik ini terbuat dari bambu dan menghasilkan suara ketika digoyangkan, yang menyebabkan bambu bergetar. Angklung biasanya dimainkan secara berkelompok karena setiap pemain hanya memainkan satu atau dua nada, sehingga membutuhkan banyak pemain untuk menciptakan harmoni. Jenis angklung yang dapat dimainkan secara solo adalah Angklung Toel, yang memiliki desain seperti piano. Pada 2010, angklung diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda. Keunikan suara angklung terletak pada kemampuannya menghasilkan suara hanya saat digoyangkan, berbeda dengan alat musik bambu lainnya. Angklung tidak hanya digunakan untuk memainkan lagu daerah, tetapi juga lagu populer. Salah satu tokoh penting dalam pelestarian angklung adalah Daeng Soetigna, yang berperan besar dalam memperkenalkan dan melestarikan angklung di Indonesia dan dunia.",
"Talempong": "Talempong adalah alat musik tradisional yang berasal dari Sumatera Barat dan terbuat dari logam, seperti tembaga atau perunggu. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul dan memiliki bentuk menyerupai gong kecil dengan tonjolan di tengah. Talempong biasanya dimainkan bersama dengan gandang dan saluang dalam pertunjukan musik Minang tradisional. Talempong disusun berdasarkan nada dari tinggi ke rendah, dan awalnya digunakan dalam upacara adat Minangkabau. Pada tahun 2023, talempong ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Indonesia, mengakui pentingnya pelestarian alat musik ini dalam budaya lokal.",
"Kendang": "Kendang adalah alat musik tradisional yang berasal dari Jawa dan dimainkan dengan cara dipukul. Alat musik ini terbuat dari kayu dan kulit binatang. Kendang memiliki berbagai variasi bentuk, salah satunya adalah gendang Bali, yang sering digunakan dalam pertunjukan tari tradisional. Di Jawa, gendang juga digunakan untuk mengiringi gamelan. Peran utama gendang dalam musik tradisional adalah sebagai pengatur irama dan ketukan. Kendang dimainkan dengan cara dipukul menggunakan telapak tangan dan jari. Jenis gendang yang biasa digunakan dalam acara pernikahan di Jawa adalah gendang Jaranan, yang memiliki peran penting dalam menciptakan suasana ritmis pada acara tersebut."
}
}
Sign up for free to join this conversation on GitHub. Already have an account? Sign in to comment